Saudi: Umroh Hanya untuk Jamaah yang Sudah Divaksinasi

Kami adalah bagian dari Muslim Pergi Network, Penyedia layanan Manajemen Biro Travel Umroh. Satu Paket Sistem untuk Kebutuhan Biro Travel Umroh Anda. Pengelolaan biro travel umroh menjadi lebih efisien dan maksimal sehingga diharapkan dapat meningkatkan penjualan paket.

Anda bisa mendapatkan informasi lebih lengkap tentang sistem melalui situs software umroh Muslim Pergi. Selain itu Anda juga dapat memperoleh aplikasi dengan cara menghubungi customer service dengan mengklik pilihan Hubungi Sekarang pada laman Muslim Pergi.

Arab Saudi mempunyai kebijakan bagi siapapun yang ingin umroh diwajibkan harus sudah mendapatkan vaksinasi. Kebijakan ini diambil untuk mencegah penularan di tengah pandemi virus Corona.

Diberitakan Aljazeera, Selasa (5/4/2021) Kementerian Haji dan Umrah mengatakan hanya yang diimunisasi yang akan diberikan izin untuk melakukan sholat dan umrah di Masjidil Haram di Mekah. Juga pada hari Senin Otoritas Saudi, yang telah divaksinasi juga diizinkan melakukan umroh sepanjang tahun, mulai dari bulan suci Ramadan.

Dalam websitenya, Kementerian Haji dan Umroh merinci secara jelas tentang kebijakan baru untuk perizinan salat di Masjidil Haram. Berikut rinciannya.

1. Pemberian izin umroh dan salat di Masjidil Haram serta berkunjung ke Masjid Nabawi mulai tanggal 1 Ramadhan 1442 H bagi orang yang diimunisasi sesuai dengan aplikasi (Tawakkalna). Untuk kategori imunisasi (Orang Imun yang mendapat dua dosis COVID-19 vaksin / Immune Person setelah 14 hari menerima dosis pertama vaksin COVID-19 / Immune Person yang sembuh dari infeksi).
2. Izin pemesanan untuk menunaikan ibadah umrah, salat dan kunjungan melalui aplikasi (Eatmarna) dan (Tawakkalna), karena waktu yang tersedia dan kapasitas operasional dengan tetap berpegang pada protokol kesehatan.
3. Menunjukkan izin dan memverifikasi keabsahannya melalui aplikasi (Tawakkalna), langsung dari pendaftar.

Terkait kebijakan ini, Kementerian mengatakan akan meningkatkan kapasitas operasional masjid suci sesuai dengan langkah-langkah dan pembatasan COVID-19. Juga tidak jelas apakah kebijakan yang muncul di tengah meningkatnya infeksi virus korona di Arab Saudi, akan diperpanjang hingga haji tahunan akhir tahun ini.

sumber: detik

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *